Edukasi Biodiesel B20 Menjaga Kepercayaan Konsumen

Edukasi Biodiesel B20 Menjaga Kepercayaan Konsumen - Presiden Direktur Hyundai Mobil Indonesia (HMI) Mukiat Sutikno menuliskan konsumen mobil diesel mesti mendapat pengetahuan pemakaian bahan bakar biodiesel B20.


Mukiat menyatakan selama konsumen menemukan informasi yang jelas, maka tidak banyak demi tidak banyak konsumen bakal percaya bahwa akibat buruk biodiesel B20 dapat diatasi. Dengan demikian penurunan penjualan mobil diesel yang ditebak sampai 25 persen tidak bakal terjadi di Indonesia.

"Nah sesudah ada keterangan semua, seperti contohnya nanti filter (bahan bakar) diganti atau bagaimana. Mungkin masyarakat pelan-pelan menerima dong," kata Mukiat untuk CNNIndonesia.com, Rabu (15/8).

Mukiat memprediksi hal yang memprovokasi konsumen dalam melakukan pembelian mobil diesel di tengah isu efek biodiesel B20 ialah dapat menurunkan performa mesin kendaraan, memperpendek umur saringan bahan bakar, sampai mobil akan lebih tidak jarang servis.

Ia juga tak dapat membantah dengan keyakinan konsumen. Namun di satu sisi, Mukiat dalam posisi mesti menyerahkan sesuatu yang positif untuk konsumen. Karena itu diperlukan edukasi biodiesel yang tepat untuk konsumen.

"Yang saya khawatir ialah engine baru belum tentu dapat meminum B20 itu. Tapi tersebut masih personal opini," kata Mukiat.

Pendapat beda dilontarkan Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto. Dia mengulas bahwa biodiesel dari kelapa sawit tidak bakal memberi akibat negatif pada mesin kendaraan. Para konsumen, dipercayai pria karib disapa Soerjo itu, tidak butuh merasa cemas dengan rencana pemerintah.

Konsumen dirasa tidak butuh merasa cemas atas pergantian ini, sebab mesin dibentengi garansi. Ada tidak sedikit bentuk jaminan atau garansi yang dilangsungkan masing-masing agen pemegang brand  (APM).

"Pengaruh penjualan mobil diesel sendiri tersebut jadi enggak, sekitar APM dapat membuktikan untuk konsumen bila mesin dapat pakai B20," ucap Soerjo.

Biodiesel atau B20 sendiri adalahpencampuran antara 80 persen solar dengan 20 persen biodiesel yang bahan dasarnya memakai minyak dari kelapa sawit.

Sebelumnya B20 melulu wajib dipakai untuk kendaraan yang menemukan subsidi atau Public Service Obligation (PSO). Namun demi penghematan devisa dan menurunkan impor solar, pemerintah mengharapkan pemakaian B20 diperluas sampai kendaraan pribadi.

Pemerintah menargetkan dari kebijakan tersebut dapat menghemat US$2,3 miliar sampai Desember 2018.

Sekian artikel saya tentang Edukasi Biodiesel B20 Menjaga Kepercayaan Konsumen semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Edukasi Biodiesel B20 Menjaga Kepercayaan Konsumen"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel